Ajarkan Si Kecil Puasa, Sajikan Makanan Lezat Bergizi


Oleh : Prawesti Aulia Nuranggiyani, S.Pd. (Unit Gizi RS Islam Yogyakarta PDHI)

Puasa Ramadhan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan setiap muslim. Untuk itulah, berpuasa harus mulai dibiasakan dan diajarkan pada buah hati. Apalagi, saat si kecil memasuki usia sekolah mulai umur 5 – 6 tahun, keinginan buah hati untuk ikut berpuasa semakin tinggi saat melihat teman – teman seusianya berpuasa. Si kecil pun berjanji akan ikutan berpuasa. Namun, terkadang rasa khawatir muncul pada orang tua tentang gizi anak yang mungkin saja tidak tercukupi.

Beberapa strategi memperkenalkan anak dengan kewajiban berpuasa tanpa rasa khawatir bagi orang tua. Pertama, mengenalkan anak untuk melakukan puasa dilakukan dengan bertahap, artinya anak tidak langsung diharuskan berpuasa penuh seharian mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.  Pembiasaan berpuasa pada anak yang dilakukan bertahap dapat dimulai dengan puasa  6 – 8 jam dahulu, berbuka saat tengah hari lalu berpuasa kembali sampai si kecil terbiasa berpuasa secara penuh.

Selain tahapan tersebut, ada hal yang paling penting bagi para orang tua, yakni dukungan berupa asupan gizi yang cukup bagi si kecil. Untuk mendukung semangat anak untuk bisa kuat puasa diperlukan menu makanan yang sehat dan bergizi saat berbuka maupun sahur. Sebab, tanpa sajian makanan yang lezat tentu si kecil kurang termotivasi atau bahkan tidak berniat meneruskan puasanya. Misalnya, karena menu yang kurang lezat atau kurang disukai, si kecil hanya sedikit makan saat berbuka atau pada saat sahur. Alhasil, si kecil kapok puasa karena badan terasa lemas, letih atau merasa tidak kuat puasa. Untuk itulah, di bawah ini ada satu menu Ramadhan yang dapat anda sajikan khusus untuk ananda tercinta. Menu di bawah ini, selain lezat, tentu sehat dan bernilai gizi tinggi.

Sup Udang Spesial

Bahan:

1 buah oyong/gambas (potong-potong kecil)

10 ekor udang (kupas dan bersihkan)

1 genggam macaroni

800 ml air kaldu

Bumbu Halus:

3 siung bawang putih

1 buah tomat merah kecil

Garam secukupnya

¼ sdt lada

Gula pasir secukupnya

Daun bawang (loncang), seledri, bawang merah goreng untuk taburannya

Cara membuat:

1.      Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak sampai harum.

2.      Panaskan air sampai mendidih, masukkan bumbu halus yang sudah ditumis dan macaroni.

3.      Setelah macaroni matang masukkan udang dan oyong. Udang tidak perlu dimasak terlalu lama (sebab jika dimasak terlalu lama dapat menghilangkan nutrisinya). Cukup dimasak sebentar (maksimal 3 menit), udang akan berubah warna menjadi kemerahan saat matang.

4.      Jika dirasa sudah pas saat dicicip, angkat, taburkan bawang merah goreng.

5.      Hidangkan selagi hangat untuk menu berbuka ataupun sahur bagi si kecil.

Untuk minuman bagi si kecil, susu bisa menjadi salah satu minuman bergizi untuk menambah energi anak selama berpuasa. Susu bisa diminum saat sahur. Selain susu, sari kacang hijau bisa menjadi alternatif. Sebab, sari kacang hijau juga mengandung banyak mengandung protein.

Nah, itulah contoh menu masakan lezat bergizi sebagai pendukung anak saat berlatih berpuasa. Jika menu makanan dan minuman yang disajikan ibu lezat bergizi, maka para orang tua tidak perlu khawatir dengan sang anak. In syaa Allah si kecil akan tetap kuat menahan lapar saat puasa tanpa membuat para orangtua khawatir terhadap gizi sang anak. Semoga bermanfaat!

Artikel Kesehatan dimuat di Republika, Rabu, 7 Juni 2017